Pembentukan Dunia
Pembentukan Dunia
Cerita Sayap Gurun Pasir karya Luna S. Winterheart mengambil tempat di gurun pasir yang berada Planet Zigrora, sebuah planet yang memiliki bulan kembar.
Daerah gurun pasir yang berada di tengah, dikuasai oleh para argon, manusia biru bersisik yang memiliki kemampuan berubah wujud menjadi manusia kadal / manusia naga. Dikarenakan kondisi fisik dan kebudayaan mereka yang jauh lebih rendah dibandingkan ras lainnya, maka ras argon sering terlibat konflik dengan ras
lain, terutama dengan kaum manusia.
Akan tetapi, karena ada satu orang arkeolog yang tergerak hatinya untuk menolong para argon yang terluka, maka pada akhirnya terbentuklah sekelompok argon berbudaya yang mulai meniru kebudayaan manusia. Mereka membentuk sebuah bakal parlemen dan mendirikan sebuah kota, tempat bernaung para argon yang bersedia untuk mempelajari kebudayaan manusia dan hidup secara beradab.
Ras Argon
Ras argon memiliki fisik seperti manusia, tetapi mata mereka berwarna kuning dan kulit mereka berwarna biru dengan bentuk menyerupai sisik ular. Saat mereka berubah wujud, tubuh mereka akan sedikit membesar, sisik pada tubuh akan mengeras, menyerupai sisik naga, sedangkan sepasang sayap raksasa akan keluar dari punggung, dan cakar menyerupai elang akan menggantikan jari-jari kaki.
Argon dapat melihat dalam gelap dan memiliki kemampuan untuk meludahkan api saat berubah wujud. Mereka dapat beregenerasi dengan cepat dan unggul di udara.
Argon memiliki umur rata-rata 150 tahun. Mereka berkembang biak layaknya manusia.
Ciri-Ciri Fisik Argon
Tinggi
180 - 190 CM (jantan) dan 150 - 160 CM (betina)
Mata
Berwarna kuning dengan pupil hitam.
Geligi
Didominasi oleh taring kecil
Kulit
Berwarna biru bersisik seperti ular dan akan mengeras ketika berubah wujud atau merasa terancam. Mereka tahan terhadap serangan api meskipun kulit mereka akan menghitam selama beberapa saat.
Kaki
Saat berubah wujud akan menjadi cakar elang.
Sayap
Berlokasi di bawah kulit bagian punggung, baru akan keluar saat berubah wujud.
Rambut
Sebagian besar argon memiliki rambut berwarna jingga, biru gelap, atau cokelat. Rambut mereka tahan terhadap api.
Reproduksi
Argon berkembang biak seperti manusia. Namun, dikabarkan bahwa jenis kelamin bayi yang dikandung sangat berpengaruh terhadap cuaca, di mana bayi perempuan kemungkinan besar akan di dapat apabila ibu yang sedang mengandung sering bertedup di tempat gelap dan sebaliknya.
Kelemahan
- Argon memiliki kelemahan terhadap serbuk berlian milik manusia. Mereka tidak dapat beregenerasi atau bahkan menyembukan luka kecil sekalipun ketika serbuk berlian masuk ke dalam darah mereka.
- Argon lemah terhadap racun Death Worm / Cacing Kematian. Banyak argon yang tewas ditelan hidup-hidup oleh cacing raksasa yang berada di padang gurun.
- Ras Penyihir dikabarkan memiliki kemampuan untuk menghentikan kemampuan regenerasi / perubahan wujud argon dan dapat dengan mudah membunuh mereka.
- Argon membutuhkan ruang gerak untuk berubah wujud. Mereka tidak akan mampu berubah bentuk apabila leher / tubuh / pergelangan tangan diikat terlalu kuat.
Keunggulan
- Argon memiliki kemampuan beregenerasi dengan cepat.
- Argon memiliki kulit keras dan sulit untuk ditembus senjata tajam.
- Argon dikenal sebagai penguasa udara gurun pasir karena kemampuannya untuk berubah bentuk dan terbang dengan lincah di udara.
- Argon dapat melihat dalam gelap.
- Secara fisik kekuatan argon setara dengan kekuatan manusia pada umumnya.
Suku Argon
Dalam perkembangan kebudayaan, argon terbagi menjadi dua suku: suku liar dan suku berbudaya.
Argon Liar
Argon liar adalah para argon yang belum mengadopsi kebudayaan manusia. Dikarenakan bentuk kulit mereka menyerupai sisik ular dan kemampuan berubah wujud, mereka tidak mengenakan pakaian.
Argon liar jantan
Para argon liar jantan tinggal nomaden secara berkelompok. Mereka dapat ditemui di dekat mata air ataupun di perbatasan antara gurun pasir dengan wilayah yang dihuni oleh manusia.
Para argon liar jantan akan meninggalkan gua tempat ibunya berada pada usia dua belas tahun. Mereka akan mencari argon liar jantan lainnya untuk bergabung dalam kelompok.
Sebuah kelompok argon liar jantan bisa terdiri hingga 30 argon, dengan dipimpin oleh seorang ketua argon.
Argon liar Betina
Berbeda dengan argon jantan, argon betina yang sudah cukup umur, sekitar delapan belas hingga dua puluh tahun, biasanya akan mencari gua sebagai tempat tinggal. Di sana akan memilih pasangan sementara hingga mengandung.
Para argon betina liar biasanya akan mengurus anak-anaknya seorang diri dan baru akan memilih pasangan baru ketika anak-anaknya sudah cukup umur untuk berburu secara mandiri.
Perkawinan argon liar
Argon liar menganut sistem poliandri, di mana argon betina berhak memilih satu hingga lima pasangan sementara. Hubungan mereka akan berlangsung hingga salah satu pihak memutuskan untuk berpisah, biasanya dikarenakan argon liar jantan merasa jenuh berada di satu tempat terlalu lama atau argon liar betina tidak lagi memiliki hasrat untuk berhubungan dan lebih memilih untuk membesarkan anak.
Musim kawin argon liar biasanya saat sepasang bulan kembar tampak bersatu yang terjadi dalam dua kali dalam 300 hari.
kematian
Argon liar tidak mengenal ritual kematian karena sesaat setelah mencapai kematian, tubuh mereka akan terbakar dari dalam dan menyisakan debu biru gelap.
agama / kepercayaan
Argon liar tidak memiliki agama. Mereka memiliki semboyan bahwa argon tidak membutuhkan apa pun dari siapapun. Mereka memilih untuk hidup bahagia dan mati sendiri tanpa pertolongan dari argon lain.
Kebudayaan
Argon liar tidak memahami baca tulis karena mereka memang tidak membutuhkannya.
Para argon liar menghabiskan waktu untuk berburu di alam liar atau mencuri ternak di perbatasan dengan negara tetangga.
makanan
Meskipun argon tergolong kaum omnivora, tetapi argon liar lebih dikenal sebagai makhluk karnivora. Mereka terbiasa memakan daging mentah. Hewan yang mereka konsumsi sangat beragam, mulai dari kelinci gurun, serigala gurun, unta, burung, hingga hewan ternak manusia.
Walau jarang terjadi, pernah disebutkan ada sekelompok argon liar yang gemar memakan daging manusia dan menyebabkan konflik terbuka dengan para manusia.
Transportasi
Argon liar biasanya menggunakan sayap untuk terbang ataupun berjalan kaki.
Argon Beradab
Argon beradab adalah para argon yang sudah mengadopsi kebudayaan manusia. Mereka berpakaian, mengenakan kalung kulit yang digembok, sebagai tanda bahwa mereka tidak dapat mengubah wujud sesuka hati mereka, dan tinggal di sebuah kota buatan yang bernama Mar'tack yang dipimpin oleh sebuah bakal parlemen yang terdiri dari beberapa argon jantan dengan Ikh Da'af sebagai pemimpinnya.
Argon Beradab jantan
Para argon beradab jantan yang belum memiliki pasangan akan tinggal di asrama yang berada satu bangunan dengan Ikh Da'af. Mereka masing-masing memiliki kamar hingga pada saatnya mereka menikah dan menetap di rumah pasangan mereka.
Para argon beradab jantan akan mengenakan sepasang anting kesetiaan yang mereka peroleh ketika memasuki usia akil baliq. Pada anting kesetiaan akan terukir nama mereka. Mereka akan memberikan satu anting kepada pasangannya kelak untuk menunjukkan kesetiaan mereka.
Argon Beradab Betina
Para argon beradab betina memiliki rumah sendiri. Mereka akan memakai sebuah anting kesetiaan dari pasangannya ketika telah memilih satu pasangan permanen.
Para argon beradab betina akan hidup bersama satu pasangan dan anak-anak mereka hingga anak-anak mereka cukup umur untuk menetap di asrama atau rumah mereka sendiri.
Para argon beradab betina sudah mengetahui cara memintal benang dan mengenakan pakaian juga kerudung sederhana untuk menutupi tubuh. Mereka menghabiskan waktu untuk bersama anak-anak mereka dan berkumpul dengan para argon betina beradab lainnya layakanya seperti manusia.
Perkawinan argon Beradab
Argon beradab menganut perkawinan monogami dengan memakai sistem kekerabatan matriarki. Saat argon betina dan argon jantan sudah memutuskan untuk menjalin hubungan permanen, maka argon jantan akan menyerahkan sebuah anting kesetiaan yang terukir namanya untuk dikenakan oleh argon betina. Para argon beradab belum mengenal pesta pernikahan dan acara penyerahan anting biasanya tidak disaksikan oleh siapapun.
kematian
Argon beradab mengenal ritual kematian sederhana. Mereka akan mengumpulkan dan memasukkan abu argon yang tewas ke dalam kotak kecil sebelum dikubur ke dalam pasir.
Ritual kematian pertama yang dilakukan oleh para argon beradab secara mandiri adalah ketika kematian Cendrick, arkeolog yang merawat para argon hingga usia tua.
agama / kepercayaan
Ada dua legenda mengenai terciptanya para argon. Para argon beradab memercayai bahwa mereka adalah makhluk ciptaan dari kaum Penyihir, sedangkan kepercayaan lain mengatakan bahwa mereka adalah makhluk dari khayangan yang turun ke dunia karena suatu alasan.
Kebudayaan
Argon beradab sudah mampu menulis, membaca, menggambar peta. Mereka bahkan dapat berinteraksi dengan ras lain dan mempelajari bahasa asing.
Para argon beradab yang tinggal di Kota Mar'tack sudah mengenal sistem barter, bahkan menggunakan koin emas sebagai alat transaksi dengan negara lain. Mereka dapat bertani dan berternak, memintal, dan melakukan pekerjaan-pekerjaan sederhana layaknya manusia.
Para argon jantan yang bertugas berjaga dipersenjatai dengan kusarigama, senjata yang berbentuk rantai panjang dengan ujungnya terkait sabit.
makanan
Argon beradab sudah mengenal caranya memasak makanan. Jenis makanan mereka bervariasi, mulai dari buah kaktus, kurma, susu, hingga daging. Mereka juga tahu cara mengasinkan daging dan menyimpan makanan untuk jangka waktu cukup lama.
Tantangan Ras Argon
Death Worm / Cacing Kematian
Salah satu musuh alami dari argon adalah Cacing Kematian. makhluk yang menyerupai ular raksasa ini bergerak di bawah pasir dan tiba-tiba keluar ketika akan melahap mangsanya. Liur Cacing Kematian memiliki efek melumpuhkan dan mencairkan kulit keras argon. Mereka akan menelan argon bulat-bulat sebelum mengunyah mangsanya di dalam rongga mulut yang memiliki ratusan taring.
Baca Sayap Gurun Pasir - Luna S. Winterheart di Wattpad @Benitobonita
Badai Pasir
Meski argon memiliki banyak kelebihan. Namun, mereka tetap harus berlindung ketika badai pasir tiba. Jarang terjadi argon tewas akibat badai pasir, tetapi mereka akan mengalami sakit mata dan tenggorokan apabila terlambat berlindung.
Dark Trader
Dari kalangan ras manusia, ada sekelompok manusia yang menamakan mereka Dark Trader, di mana mereka mengincar para argon betina liar untuk dijual ke sirkus. Mereka memakai serbuk berlian pada senjata maupun rantai untuk melemahkan sisik argon dan tidak segan-segan membunuh argon yang melawan.




Komentar
Posting Komentar